Tak hanya dirimu yang diselimuti perasaan sedih, sakit dan juga kecewa. Perasaan sedih, sakit, dan juga lelah itu telah kunikmati setiap harinya. Terlebih lagi, ketika aku harus berpura-pura menutup mata dan telinga melihatnya bercanda tawa dengan yang lainnya. Dan harus Berpura-pura menganggap semuanya seakan baik-baik saja. Sungguh sakit rasanya menjalani ini semua sendirian. Sungguh aku lelah seperti ini dan aku bosan dengan rasa sepi yang menyelimuti diri ini.
Sempat terpikir dalam benakku
"Bolehkah sedikit saja aku meninggikan egoku?"
Sontak hati berkata dengan lantangnya
"Buat apa? Kalau kau hanya ingin membuat hatinya terluka dan bersalah, jika kau kokoh untuk meninggikan egomu. Dan juga karena egomu akan menimbulkan suatu masalah baru yang membuat dirimu dan dirinya akan mengalami kehancuran yang sama."
Dalam sedih, sakit dan terluka diri ini sejenak termenung. Seraya berpikir untuk membuang semua egonya. Karena diri ini tak ingin melihat orang yang dia sayangi merasa terluka dan bersalah hanya dengan mementingkan egonya.
Maafkanlah diri ini, karena sempat membuat hatimu terluka. Dan maaf juga karena sempat terpikir untuk meninggikan ego.
Sekali lagi maaf karena diri ini masih dalam proses menjadi yang lebih baik lagi.

0 komentar:
Posting Komentar